• Home
  • Technology
  • “Coding”, Perintah yang Dapat Dibaca Manusia Berdasarkan Syntax Dalam Bahasa Pemrograman

“Coding”, Perintah yang Dapat Dibaca Manusia Berdasarkan Syntax Dalam Bahasa Pemrograman

Pada masa sekarang ini bisa dikatakan bahwa kita berada di era digital, dimana kita bisa mengakses banyak informasi dimana saja, kapan saja melalui internet. Hal ini tentunya mempermudah banyak hal bagi kehidupan. Mungkin pernah terlintas dibenak kita bagaimana hal ini bisa dibuat? Dan siapa yang berhasil membuat beragam kemudahan tersebut ? Jawabannya adalah seorang programmer.

Ini orang yang berada dibalik keberhasilan setiap aplikasi yang kita kenal sampai sekarang ini. Programmer membangun aplikasi dengan melakukan aktivitas yang disebut dengan coding. Apa lagi itu coding? Untuk menjawab pertanyaan yang satu ini, mari simak ulasan di bawah ini.

Pengertian Coding

Coding merupakan kegiatan yang berkaitan dengan menulis atau merangkai suatu perintah yang dapat dibaca oleh manusia berdasarkan syntax (aturan penulisan) dalam bahasa pemrograman tertentu, yang kemudian dikonversikan menjadi kode-kode yang dapat dimengerti oleh mesin. Perintah tersebut akan diterjemahkan kedalam bahasa mesin menggunakan kompiler.

Pengertian Coding secara mudahnya yaitu menulis sekumpulan code sesuai syntax (aturan penulisan) tergantung bahasa pemrograman yang dipakai (python, php, ruby, java, atau yang lainya) dengan bantuan text editor seperti sublime text, atom, notepad, dll. Dengan coding, kita memberikan daftar instruksi kepada komputer sesuai tujuan kita mebuat. Contoh coding yaitu kita melakukan penulisan code untuk membuat website, aplikasi android, dan lain sebagainya.

Fungsi Coding

Melalui penjelasan singkat tentang pengertian coding diatas, maka kita sudah dapat menyimpulkan bahwa coding memiliki peran yang sangat penting di era digital ini. Berbagai aplikasi, website ataupun perangkat teknologi lainya dapat beroperasi karena ditanamkan rangkaian kode didalamnya. Berikut ini merupakan fungsi coding yang perlu Anda ketahui.

  • Coding berfungsi untuk menciptakan sesuatu yang berguna di dunia. Ketika Anda ingin membangun suatu aplikasi, maka coding adalah kegiatan yang harus dijalani. Anda dapat dengan mudah membangun aplikasi tanpa harus meminta bantuan dari orang lain karena Anda dapat mempelajari coding secara otodidak.
  • Coding menjadi pekerjaan masa depan yang mencari Anda. Akhir-akhir ini, banyak perusahaan yang mengandalkan kemampuan coding untuk merekrut para pelamarnya. Jika Anda sudah memiliki pekerjaan tetap, Anda dapat menjadikan coding sebagai pekerjaan sampingan dengan upah yang tinggi. Anda dapat menerima tawaran pembuatan website, aplikasi atau bisnis e-commerce.
  • Dapat membuat sebuah blog atau website sendiri tanpa bantuan orang lain. Ketika kita memutuskan untuk mulai membangun sebuah website tentu akan diperlukan kegiatan coding. Nah bagi yang sudah menguasainya tentu akan lebih mudah tanpa harus menggandeng orang lain.

Coding Pada Web Development

Anda juga mungkin sudah tahu bahwa coding adalah bagian dari web development. Web development atau web programming sendiri adalah proses pembuatan sebuah website atau aplikasi dengan coding. Website-website inilah yang nantinya akan dikunjungi oleh orang-orang yang memiliki akses internet.

Web development sendiri memang terbagi menjadi dua:

  1. Web development biasanya digunakan untuk membahas bagian teknis pembuatan sebuah website. Ini juga dikenal dengan istilah back end development. Back-end artinya adalah bagian dari website yang tidak terlihat oleh pengguna dan pengunjung website.
  2. Web design adalah istilah yang digunakan untuk membahas bagian visual dari sebuah website. Karena bagian visual dan interaktif adalah bagian dari website yang dilihat oleh pengunjung dan pengguna website, web design juga dikenal dengan nama front end development.

Selain itu, kedua bagian proyek ini bisa juga dilakukan oleh satu orang yang sama, bertanggung jawab untuk mengatur fungsionalitas website dan juga merancang tampilannya. Dalam hal ini, mereka akan disebut pengembang full-stack, menggabungkan front-end dan back-end.

Jenis-jenis Bahasa Pemrograman

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa coding merupakan kegiatan yang berkaitan dengan menulis atau merangkai suatu perintah yang dapat dibaca oleh manusia berdasarkan syntax (aturan penulisan) dalam bahasa pemrograman tertentu, yang kemudian dikonversikan menjadi kode-kode yang dapat dimengerti oleh mesin. Dari penjelasan tersebut dapat kita ketahui bahwa coding tersebut sangat berkaitan dengan bahasa pemrograman. Berikut ini merupakan jenis-jenis bahasa pemrograman yang sering digunakan:

  • Java

Java merupakan bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai platform, dari mulai PC sampai perangkat mobile. Bahasa pemrograman ini awalnya dikembangkan pada The Green Project pada tahun 1991 oleh Sun Microsystem yang kemudian dilepas pada Oracle. Nama Java sendiri dipilih karena salah seorang pendiri Java, James Gosling, sangat menyukai kopi murni yang langsung digiling dari mesin giling (kopi tubruk) dimana kopi jenis ini berasal dari pulau Jawa di Indonesia.

Java paling banyak digunakan oleh back-end developer, big data developer, architect, system engineer, dan Android developer. Meskipun Java mungkin bukan bahasa programming yang paling keren saat ini, Java masih banyak digunakan dan akan terus digunakan di masa yang akan datang.

  • JavaScript

Pernahkah Anda masuk ke sebuah website dan melihat animasi, pop-up, dan tombol yang bisa di klik? Nah, ini semua dibuat dengan bahasa pemograman JavaScript. JavaScript adalah bahasa pemograman yang digunakan untuk membuat sebuah halaman website interaktif dan dinamis. Dengan elemen interaktif dan animasi, Anda dapat menarik perhatian Anda dan meningkatkan engagement di website Anda.

Untuk menggunakan JavaScript dengan optimal, Anda juga bisa menggunakannya bersamaan dengan server-side language, Node JS. Tidak hanya itu, jika Anda ingin bisa benar-benar mahir dapat menggunakan JavaScript, Anda juga harus nyaman menggunakan HTML dan CSS.

  • C

Bahasa C ini termasuk bahasa pemrograman tertua yang pernah ada. Bahasa pemrograman C ini dikembangkan dari sekitar tahun 70-an. Pembuat bahasa C adalah Dennis Ritchie. Bahasa C menjadi bahasa pemrograman yang populer di Indonesia karena hampir sebagian besar perguruan tinggi jurusan IT ataupun lembaga kursus pemrograman menggunakan bahasa ini untuk dipelajari pertama kali sebelum mempelajari bahasa pemrograman yang lain. Bukan tanpa sebab bahasa C ini menjadi dasar untuk mempelajari bahasa pemrograman yang lain, karena memang bahasa C ini merupakan “bapak” dari bahasa pemrograman lain seperi C#, Java, C++, dan lain sebagainya.

  • C++

Ini merupakan bahasa pemrograman pengembangan dari bahasa C. C++ dan C memiliki sintaks penulisan yang hampir sama, meski begitu kedua bahasa pemrograman ini memiliki perbedaan pada penyelesaian masalahnya. Bahasa ini tetap diminati karena performanya, reliabilitasnya, dan berbagai konteks yang dapat Anda gunakan. C++ juga banyak digunakan oleh sistem-sistem besar seperti Microsoft, Oracle, PayPal, dan Adobe untuk membuat dan mengelola program-program mereka.

C++ banyak digunakan oleh developer aplikasi desktop, terutama untuk performance-intensive task. Meskipun agak rumit, memahami C ++ akan memberi Anda pemahaman yang lebih dalam tentang cara kerja bahasa, misalnya dengan memberikan fasilitas manipulasi memori tingkat rendah.

  • Python

Python adalah bahasa pemograman yang bisa dilakukan untuk banyak hal di semua sistem operasi komputer modern. Anda bisa menggunakan python untuk memproses text, angka, gambar, dan berbagai data yang Anda simpan di komputer. Python digunakan setiap hari oleh mesin penelusur Google, website video-sharing YouTube, NASA, dan New York Stock Exchange.

Python adalah bahasa yang perlu diterjemahkan. Ini berarti python tidak akan dikonversi ke kode yang bisa dibaca komputer sebelum program dijalankan. Mereka baru akan diterjemahkan saat program dijalankan.

Bahasa seperti ini sering juga disebut dengan istilah bahasa scripting karena mereka digunakan untuk mengurus hal-hal yang bisa dikatakan sepele. Tetapi Python tidak hanya digunakan untuk mengurus hal-hal sepele. Sudah banyak aplikasi di luar sana yang ditulis dengan menggunakan Python. Selain itu, dengan Python Anda juga bisa melakukan hal-hal berikut ini:

  1. Programming CGI untuk Aplikasi Web
  2. Membangun RSS Reader
  3. Reading dari dan Writing ke MySQL
  4. Reading dari dan Writing ke PostgreSQL
  5. Membuat calendar di HTML
  • PHP

PHP (PHP Hypertext Pre-processor) merupakan bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan di Indonesia. Selain karena gratis, PHP banyak digunakan karena bahasa pemrograman ini merupakan server side scripting yang memang dirancang untuk membangun website dinamis. Selain itu banyak website-website ternama seperti Facebook, WordPress, ataupun Digg yang menggunakan PHP dalam pengembangannya. PHP pertama kali dikembangkan oleh Rasmus Lerdrorf.

  • Visual Basic

Ini merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft. Bahasa pemrograman ini menawarkan IDE visual dalam pembuatan software, dan bahasa pemrograman ini dikembangkan untuk membuat software-software berbasis sistem operasi Windows. VisualBasic sendiri adalah keturunan dari bahasa pemrograman BASIC.

Visual Basic merupakan salah satu Development Tool yaitu alat bantu untuk membuat berbagai macam program komputer, khususnya yang menggunakan sistem operasi Windows. Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer yang mendukung object (Object Oriented Programming = OOP).

Visual Basic adalah salah suatu developement tools untuk membangun aplikasi dalam lingkungan Windows. Dalam pengembangan aplikasi, Visual Basic menggunakan pendekatan Visual untuk merancang user interface dalam bentuk form, sedangkan untuk kodingnya menggunakan dialek bahasa Basic yang cenderung mudah dipelajari. Visual Basic telah menjadi tools yang terkenal bagi para pemula maupun para developer.

  • ActionScript

Adalah bahasa pemrograman yang dibuat berdasarkan ECMAScript yang digunakan dalam pengembangan situs web dan perangkat lunak menggunakan platform Adobe Flash Player. ActionScript juga dipakai pada beberapa aplikasi basis data, seperti Alpha Five. Bahasa ini awalnya dikembangkan oleh Macromedia, tapi kini sudah dimiliki dan dilanjutkan perkembangannya oleh Adobe, yang membeli Macromedia pada tahun 2005.

  • Ruby

Ruby adalah salah satu bahasa pemrograman yang paling disukai. Ini dirancang agar ramah dan mudah digunakan oleh developer, karena bahkan taglinenya sendiri adalah “teman terbaik programmer.” Ruby adalah bahasa high level yang bertujuan untuk mencapai banyak hal dengan beberapa baris kode yang bersih dan mudah dibaca. Kode Ruby yang ditulis dengan baik hampir terlihat seperti kalimat yang ditulis dalam bahasa Inggris biasa. Ruby bisa dibilang lebih lambat dalam hal efisiensi dibandingkan dengan bahasa populer lainnya – tetapi itu pasti meningkatkan produktivitas Anda.

  • CSS

Cascading Style Sheets atau lebih dikenal dengan nama CSS adalah sebuah bahasa programming yang dibuat dengan tujuan untuk menyederhanakan proses pembuatan halaman web. CSS mengontrol aspek desain yang berbeda dari HTML.

Dengan CSS, Anda bisa mengatur warna tulisan, jenis font yang digunakan, jarak spasi antar paragraph, berapa ukuran kolom yang Anda butuhkan, background dan warna apa yang ingin Anda gunakan, layout desain web Anda, bagaimana website Anda akan terlihat di berbagai device dan ukuran layar, dan masih banyak lagi. Dalam pengerjaannya, CSS biasa digabungkan dengan markup language seperti HTML atau XHTML.

Setelah membaca penjelasan diatas, apakah Anda tertarik untuk belajar lebih lanjut tentang coding? Jika iya, itu merupakan sesuatu hal yang sangat berguna karena dengan mengetahui / memahami coding bisa menjadi aset/bekal Anda untuk mencari pekerjaan. Semoga artikel diatas bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan buat Anda. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya ya.

(Visited 24 times, 1 visits today)

Lorna Huang